Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2012

Manajemen Diri: BODOH ITU MITOS�?

Sedih rasanya bila saya lihat seorang anak yang dimarahi Ortu nya karena nilai Matematika di sekolahnya kebakaran. Bahkan lebih ironis lagi ketika anak dengan nilai merah tersebut �Dianggap Bodoh�. Sebentar� saya memilih menggunakan kata �Dianggap Bodoh�, karena saya beranggapan kalo �Bodoh� itu adalah mitos. Yang ada cuma �Tampak Bodoh�. Lalu Bagaimana dengan seorang yang mengalami �Down Syndrome�, dimana IQ nya rendah dan kemungkinan besar hidupnya tidak wajar seperti mereka yang normal?. Terinspirasi oleh �Positive Parenting� nya M. Fauzil Adhim, tentang kisah perjuangan Marcia Thomas mendidik anaknya, Jenifer yang mengalami Down Syndrome. Anda tahu, Anak malang yang hampir saja mengalami kebutaan, tuli, & keterbelakangan mental tersebut, IQ nya 111, ketika dites pada usia 4 tahun. Ko bisa?. Dengan membacakan 11 buku dari mulai Jenifer bayi, Marcia telah membuktikan bahwa aktivitas membaca memberikan rangsangan komplek pada oktak & tentu saja jauh lebih bermanfa...

Pengertian dan Karakteristik Organisasi Sektor Publik

Sahabat Semangat Inspirasi berikut Pengertian dan Definisi Organisasi Sektor Publik Pengertian dan Karakteristik Organisasi Sektor Publik Kajian tentang organisasi sektor publik biasanya mulai dilakukan dan sisi manajemen. Dalam pengembangannya, kajian tersebut telah memasuki wilayah karakter frase �Sektor Publik�. Pemahaman sektor publik lebih ditempatkan pada suatu wilayah di luar pemerintahan ditambah dengan wilayah pemerintahan itu sendiri. Peristilahan �hutang sektor publik� dan �perrnintaan pinjaman sektor publik� menjadi mated yang menarik dan kajian politik dan ekonomi. Dari sisi kebijakan publik, sektor publik lebih dipahami sebagai kenaikan pajak, birokrasi yang berlebihan, pemerintahan yang besar, dan nasionalisasi versus privatisasi. Dalam arti luas, frase �sektor publik� diartikan sebagai metode manajemen negara. Sedangkan dalam arti sempi t , sektor publik diinterpretasikan sebagai pungutan oleh negara. Dalam perkembangannya, berbagai perspektif mulai bermunculan da...

Contoh makalah tentang manajemen kewirausahaan

Manajemen Kewirausahaan BAB I PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Dalam kewirausahaan, kekayaan menjadi relatif sifatnya. Ia hanya merupakan produk bawaan (by-product) dari sebuah usaha yang berorientasi dari sebuah prestasi. Prestasi kerja manusia yang ingin mengaktualisasikan diri dalam suatu kehidupan mandiri. Ada pengusaha yang sudah amat sukses dan kaya, tapi tidak pernah menampilkan diri sebagai orang yang hidup mewah, dan ada juga orang yang sebenarnya belum bisa dikatakan kaya, namun berpenampilan begitu glamor dengan pakaian dan perhiasan yang amat mencolok. Maka soal kekayaan akhirnya terpulang pada masing-masing individu. Keadaan kaya miskin, sukses gagal, naik dan jatuh merupakan keadaan yang bisa terjadi kapan saja dalam kehidupan seorang pengusaha, tidak peduli betapapun piawainya ia. Ilmu kewirausahaan hanya menggariskan bahwa seorang Wirausahawan yang baik adalah sosok pengusaha yang tidak sombong pada saat jaya, dan tidak berputus asa saat jatuh. Tidak ada satu ...

Contoh Makalah Manajemen tentang Organisasi dan Perilaku

Manajamen Organisasi dan Perilaku BAB I PENDAHULUAN A. Latar belakang Organisasi sebetulnya mirip suatu makhluk hidup. Mengapa? Karena organisasi adalah kumpulan manusia. Manusia yang bersatu untuk mencapai tujuan. Oleh karena itu kita tidak bisa memandang organisasi sebagai benda mati yang bisa diperlakukan seenaknya. Diperlukan suatu perawatan khusus agar organisasi tetap hidup dan berkembang. Berangkat dari pemikiran itu, prinsip-prinsip manajemen organisasi sesungguhnya adalah manajemen orang-orang didalamnya. SDM merupakan faktor paling penting dalam keberlangsungan hidup organisasi. Manusia adalah pendiri, perancang, pekerja, pengamat, pengkritik, pemutus suatu organisasi. Tanpa mereka tidak ada organisasi. Oleh karena itu konsep manajemen organisasi ideal haruslah berpusat pada manusia. Setidaknya ada tiga hal yang merupakan prinsip pokok dalam manajemen, yakni planning, actuating, dan controlling. Prinsip-prinsip pokok ini harus dilakukan dengan melibatkan organ-org...